Sejarah

Komunitas Bisnis Tangan Di Atas (TDA) adalah komunitas wirausaha terbesar di Indonesia, wadah bergabungnya para wirausahawan Indonesia. TDA didirikan pada Januari 2006 oleh Badroni Yuzirman dan 6 pengusaha lainnya. Sampai 2017 telah bergabung tidak kurang dari 15.000 member TDA dan di antaranya terdapat lebih dari 6.000 member terdaftar. Sampai tahun 2013, TDA telah hadir di 61 kota di seluruh Indonesia dan di 4 negara manca, yakni TDA Singapura, TDA Hongkong, TDA Mesir, dan TDA Australia.

Dewan Pendiri

Dewan Pendiri TDA sesuai yang tertulis di AD/ ART dan sekaligus orang-orang yang menandatangani Akta Notaris Pendirian, yaitu:

1. Haji Nuzli Arismal (Haji Alay)
2. Badroni Yuzirman
3. Iim Rusyamsi
4. Agus Ali
5. Hasan Basri
6. Hertanto Widodo
7. Abdul Rahman Hantiar

Visi

Menjadi komunitas pengusaha terkemuka yang memiliki kontribusi positif bagi peradaban.

Misi

Menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan.

 Membentuk pengusaha yang tangguh dan sukses.

Menciptakan sinergi di antara sesama anggota dan antara anggota dengan pihak lain, berlandaskan prinsip high trust community.

Menumbuhkan jiwa sosial dan berbagi di antara anggota.

Menciptakan pusat sumber daya bisnis berbasis teknologi.

Nilai-Nilai TDA

Silaturrahim

  1. Saling mendukung
  2. Sinergi
  3. Komunikasi
  4. Kerja sama
  5. Berbaik sangka
  6. Bekerja dalam tim
  7. Sukses bersama

Integritas

  1. Kejujuran
  2. Transparansi
  3. Amanah
  4. Komitmen
  5. Tanggungjawab
  6. Adil

Berpikiran Terbuka

  1. Belajar terus menerus
  2. Perbaikan yang berkelanjutan
  3. Kreatif

Orientasi pada Tindakan

  1. Semangat solutif
  2. Konsisten
  3. Persisten
  4. Berpikir dan bertindak positif
  5. Memberi dan menerima
  6. Keberlimpahan

Keseimbangan dalam Hidup

  1. Materi, sosial dan spiritual
  2. Sukses dan mulia